Senin, 06 April 2020

SKRINNING FITOKIMIA

SKRINNING FITOKIMIA

Analisis Obat Tradisional
D3 Analisis Farmasi dan Makanan
Universitas Malahayati Bandar Lampung


Skrinning Fitokimia

Skrinning fitokimia merupakan langkah awal dalam penelitian mengenai tumbuhan obat. Sebagain besar skrinning fitokimia berfokus kepada metabolit sekunder pada tumbuhan. Meliputi pemeriksaan golongan alkaloid, flavonoid, saponin, kuinon, tanin dan steroid/triterpenoid.

Obat tradisional juga harus melewati tahap skrinning fitokimia untuk melihat kebenaran dari kandungan yang tertulis dalam komposisi pada kemasan obat tradisional tersebut. Hal ini menjadi salah satu parameter mutu yang menjamin isi dari obat tradisional tersebut.

Materi dapat di download pada link berikut:
https://www.slideshare.net/RobbyCandraPurnama/skrinning-fitokimia

Semoga bermanfaat

Jumat, 03 April 2020

MEDIA PROMOSI KESEHATAN

MEDIA PROMOSI KESEHATAN


Promosi Kesehatan
D3 Analisis Farmasi dan Makanan
Unversitas Malahayati Bandar Lampung


MEDIA PROMOSI KESEHATAN


Promosi kesehatan tidak dapat lepas dari media karena melalui media pesan-pesan disampaikan dapat lebih menarik dan dipahami sehingga sasaran dapat mempelajari pesan tersebut sehingga sampai memutuskan untuk mengadopsi perilaku yang positif..
MEDIA PROMKES adalah semua sarana atau upaya untuk menampilkan pesan atau informasi yang ingin disampaikan oleh komunikator baik itu melalui media cetak, media elektronik (tv, radio, komputer dll), media luar ruang sehingga sasaran dapat meningkat pengetahuannya yang akhirnya diharapkan dapat berubah perilakunya ke arah positif terhadap kesehatan.


Materi dapat di download pada link berikut :
https://www.slideshare.net/RobbyCandraPurnama/media-promosi-kesehatan-231320531

Semoga bermanfaat

Rabu, 01 April 2020

SALEP, KRIM, PASTA

SALEP, KRIM, PASTA


Pengantar Sediaan Farmasi
D3 Analisis Makanan dan Minuman
Universitas Malahayati
Bandar Lampung


Menurut Farmakope Indonesia Ed. III, salep (unguentum) adalah sediaan setengah padat yang mudah dioleskan dan digunakan sebagai obat luar. Bahan obatnya larut dan terdispersi homogen dalam dasar salep yang cocok. Sedangkan menurut Farmakope Indonesia Ed. IV, salep adalah sediaan setengah padat ditujukan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir.

Salep


Pasta adalah sediaan semi padat yang mengandung satu atau lebih bahan obat yang ditujukan untuk pemakaian topikal dengan komposisi bahan padat lebih dari 50%.

Krim


Menurut Farmakope Indonesia Ed. IV, krim adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai. Krim berupa emulsi kental mengandung tidak kurang 60% air, dimaksudkan untuk pemakaian luar.


Pasta

Materi dapat didownload pada link berikut :
https://www.slideshare.net/RobbyCandraPurnama/salep-krim-dan-pasta

Semoga bermanfaat

Senin, 30 Maret 2020

LEMAK DAN MINYAK

LEMAK DAN MINYAK


Analisa Makanan dan Minuman
Program Studi S1 Farmasi
Universitas Malahayati Bandar Lampung


Lemak dan Minyak

Lemak dan minyak merupakan salah satu kelompok lipida. Ciri dan sifat khasnya adalah daya larutnya dalam pelarut organik seperti eter, kloroform, benzena. Lemak dan minyak merupakan sumber energi yang lebih efektif dibandingkan dengan karbohidrat atau protein. 1 gram minyak/lemak setara dg 9 Kkal energi, sedang karbohidrat atau protein hanya 4 Kkal energi.


Rumus Struktur Trigliserida

Dalam lipida, lemak dan minyak merupakan kelompok trigliserida. Pembagian kelompok ini berdasarkan pada polaritas dari zat yang bersangkutan. 

Lemak adalah trigliserida yg dalam suhu kamar merupakan bahan padat disebabkan karena kandungan asam lemak jenuhnya yang tinggi. Secara kimia tidak memiliki ikatan rangkap à titik lebur tinggi. Minyak adalah trigliserida yang dalam kondisi ruang merupakan bahan cair, karena rendahnya kandungan asam lemak jenuh. Tingginya kandungan asam lemak tak jenuh à titik lebur yang rendah.

Materi dapat didownload pada link berikut ini :

Semoga bermanfaat.

SIMPLISIA DAN PARAMETER MUTU

SIMPLISIA DAN PARAMETER MUTU

Analisa Obat Tradisional
D3 Analisis Farmasi dan Makanan
Universitas Malahayati Bandar Lampung

Simplisia adalah bahan alamiah yang dipergunakan sebagai obat yang belum mengalami pengolahan apapun juga dan kecuali dinyatakan lain simplisia merupakan bahan yang dikeringkan.


Simplisia


Untuk menjamin keseragaman senyawa aktif, keamanan maupun kegunaannya, maka simplisia harus memenuhi persyaratan minimal, dan untuk dapat memenuhi syarat minimal itu, ada beberapa faktor yang berpengaruh, antara lain adalah:
1. Bahan baku simplisia
2. Proses pembuatan simplisia termasuk cara penyimpanan bahan baku simplisia
3. Cara pengepakan dan penyimpanan simplisia

Penjelasan lebih lanjut dapat didownload pada link berikut ini :
https://www.slideshare.net/RobbyCandraPurnama/simplisia-dan-pengujian-mutu

Semoga bermanfaat

Jumat, 27 Maret 2020

STRATEGI PROMOSI KESEHATAN

STRATEGI PROMOSI KESEHATAN

Promosi Kesehatan
D3 Analisis Farmasi dan Makanan
Universitas Malahayati Bandar Lampung




Strategi promosi kesehatan menurut WHO ada 3 macam, yaitu :
1. Advokasi
2. Pemberdayaan
3. Partisipasi

Advokasi adalah pendekatan kepada para pimpinan (formal/informal) utk memperoleh dukungan pimpinan  terhadap suatu program kesehatan.

Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya utk menumbuhkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat.

Partisipasi adalah Ikut sertanya anggota masyarakat (berkontribusi) dalam mengatasi masalah kesehatan di lingkungannya yg di motivasi petugas kesehatan.

Materi dapat didownload pada link berikut :
https://www.slideshare.net/RobbyCandraPurnama/strategi-promosi-kesehatan-230944803

Semoga bermanfaat

Kamis, 26 Maret 2020

TABLET DAN METODE PEMBUATAN TABLET

TABLET DAN METODE PEMBUATAN TABLET

Pengantar Sediaan Farmasi
D3 Analisis Farmasi dan Makanan
Universitas Malahayati Bandar Lampung


TABLET


Menurut Farmakope Indonesia Ed. IV, Tablet adalah sediaan padat kompak dibuat secara kempa cetak dalam bentuk tabung pipih atau sirkuler kedua permukaan rata atau cembung mengandung satu jenis obat atau lebih dengan atau tanpa bahan tambahan. Beratnya dari tablet bervariasi. Tablet oral kira-kira beratnya antara 50 mg-2 gram, umumnya sekitar 200-800 mg sudah termasuk bahan tambahan.

Secara umum, tipe tablet ada 2, yaitu :
a. Compressed Tablet. 
    Tablet ini dibuat dengan tekanan terdiri dari satu atau lebih bahan obat, dengan atau tanpa bahan 
     tambahan yang cocok
b. Molded Tablet
    Tablet triturates biasanya mudah pecah dan segera larut. Tablet ini disiapkan bila dokter 
     menghendaki dalam resepnya. Masalahnya kesulitan menemukan bahan pelicin yang larut 
     sempurna dalam air.

Penjelasan lebih lanjut dapat dilihat pada materi yang terdapat dalam link berikut :
https://www.slideshare.net/RobbyCandraPurnama/tablet-dan-metode-pembuatan-tablet

Semoga bermanfaat.